BATU PRASASTI ADITYAWARMAN


BATU PRASASTI ADITYAWARMAN ; Jejak Majapahit yang Tersisa di Minangkabau
Sejumlah prasasti tampak berdiri tegak di Kabupaten Batusangkar, Sumatera Barat. Batu itu masih tetap saja utuh, meski dipajang di ruang terbuka dengan dikelilingi pagar besi. Huruf kunonya sebagian sudah memudar. Tapi masih bisa sebagai penanda kebesaran Raja Adityawarman yang mendirikan Kerajaan Pagaruyung di bumi Minangkabau.
PRASASTI Pagaruyung juga menjadi petunjuk jejak Majapahit di negeri Minangkabau pada abad 13-14 Masehi. Saat Istana Baso terbakar beberapa bulan lalu, jejak kerajaan Pagaruyung yang masih tersisa adalah dengan prasasti yang dibuat oleh Raja Adityawarman itu. Peranan prasasti ini cukup besar untuk mengungkap perjalanan masyarakat Minangkabau.
Wajar saja jika para pemandu wisata di sana tak bisa melepaskan batu prasasti Pagaruyung sebagai bagian dari tujuan melancong wisatawan yang dibawanya. Karena dari batu itu, awal dari cerita perjalanan sejarah di beberapa tempat di Sumatera Barat.
‘Jejeran’ prasasti Pagaruyung di Kabupaten Batusangkar ini memang terkesan alami. Prasasti itu hanya dipagari besi dan tampak tanpa pengawalan khusus. ”Semestinya prasasti ini perlu dirawat dan dijaga dengan baik. Karena merupakan salah satu jejak perjalanan masyarakat Minang,” ujar M Afnan Hadikusumo, anggota DPRD DIY yang menyempatkan diri bersama rombongan melihat prasasti di Batusangkar.
Kebiasaan Adityawarman membuat prasasti semasa memerintah menjadi raja Pagaruyung, sangat membantu generasi kini untuk mengetahui perjalanan masyarakat Minangkabau. Di salah satu perjalanan itu, adalah masuknya tradisi warna pemerintahan Majapahit.
Dalam papan kaca yang dipajang, tertulis bahwa prasasti Pagaruyung I misalnya, ditulis pada batu pasir kwarsa coklat kekuningan (batuan sedimen) berbentuk persegi empat dengan tinggi 2,06 meter, lebar 1,33 meter dan tebal 38 cm. Dalam prasasti itu menyebutkan kebesaran Adityawarman yang merupakan keluarga Dharmaraja.
20 Prasasti
Dalam catatan sejarah, Adityawarman sebagai raja Pagaruyung merupakan seorang raja yang paling banyak meninggalkan prasasti. Hampir dua puluh buah prasasti yang ditinggalkannya. Diantaranya yang telah dibaca seperti Prasasti Arca Amogapasa, Kuburajo, Saruaso I dan II, Pagaruyung, Kapalo Bukit Gambak I dan II, Banda Bapahek, dan masih banyak lagi yang belum dapat dibaca.
Di antara prasasti yang telah dapat dibaca itu, menyatakan kebesaran dan kemegahan kerajaan Pagaruyung. Barangkali diantara raja-raja yang pernah ada di Indonesia tidak ada seorang pun yang pernah meninggalkan prasasti sebanyak yang telah ditinggalkan oleh Adityawarman.
Sayangnya, di Minangkabau kebiasaan seperti itu hanya dilakukan oleh Adityawarman seorang raja. Sebelum dan sesudahnya Adityawarman tidak ada yang membiasakan sehingga sampai sekarang kebanyakan data sejarah Minangkabau agak gelap.
Apalagi Istana Baso yang sebetulnya merupakan pengganti, juga terbakar. Saat ini istana tersebut sedang dibangun kembali dengan bantuan dana dari berbagai pihak. Istana ini sebetulnya sudah dua kali dibangun, setelah dua kali terbakar. Namun pembangunan istana ini, tak lepas dalam upaya melestarikan budaya Minangkabau.
Periode Panjang
Meski menjadi perhatian utama sejarah, namun Adityawarman bukan raja di Minangkabau. Melainkan adalah raja di kerajaan Pagaruyung yang merupakan salah satu periode dari sejarah Minangkabau yang sangat panjang. Adityawarman merupakan putra campuran antara Minangkabau dengan Majapahit.
Dalam ekspedisi Pamalayu oleh Kartanegara pada tahun 1275, mereka kembali ke Jawa dengan membawa Dara Jingga dan Dara Petak. Sesampai di Jawa kerajaan Singasari telah diganti oleh kerajaan Majapahit. Maka Dara Petak diambil sebagai selir oleh Raden Wijaya yang menjadi raja pertama kerajaan Majapahit.
Perkawinan ini melahirkan seorang putra yang pada waktunya akan menjadi raja di Majapahit. Puteranya tersebut bernama Jayanegara. Dara Jingga kawin dengan salah seorang pembesar kerajaan Majapahit dan melahirkan seorang putra yang nama kecilnya Aji Mantrolot. Aji Mantrolot ini yang kemudian dikenal sebagai Adityawarman.
Sesudah Adityawarman meninggal kerajaan Pagaruyung yang tidak lagi mempunyai raja yang merupakan keturunan darah langsung dari Adityawarman. Sedangkan Ananggawarman yang dikatakan dalam salah satu prasasti Adityawarman sebagai anaknya, tidak pernah memerintah.
Karena kekuasaan Adityawarman langsung digantikan oleh Yang Dipertuan Sultan Bakilap Alam.
Ditinjau dari sebutan raja itu saja, kelihatannya sesudah Adityawarman, raja yang menggantikannya sudah menganut agama Islam. Disamping itu, kekuasaan di Minangkabau, pengaruh adat jauh lebih besar.
Dengan kebiasaan musyawarah, maka peran masyarakat lebih menonjol dibandingkan kerajaan. Sistem sentralistik kerajaan, seperti kebiasaan di Majapahit tidak berlaku.
Dari berbagai situs yang dikunjungi, menunjukkanmenonjolkan peran musyawarah rakyat. Di dekat situs Batu Batikam, dapat sejumlah batu yang disusun melingkar dengan sandaran di belakang tiap batu. Itulah ‘medan nan bapaneh’. Fungsinya sebagai tempat bermusyawarah pada masa lampau.
Kala itu, setiap permasalahan kampung diselesaikan tokoh masyarakat di ruang terbuka dalam posisi duduk melingkar. Di belakang ruang bermusyawarah itu, warga kampung mendengarkan diskusi para tokoh.
Perjalanan menuju benda cagar budaya berikutnya menunjukkan, kaum Minangkabau merupakan komunitas yang menyukai kebersamaan dan menganut budaya musyawarah untuk mufakat. Pada masa lalu, masyarakat Minangkabau menggelar pertemuan adat di Balai Adat Balairungsari Nagari Tabek di Kecamatan Pariangan, masih di Kabupaten Tanah Datar. (Primaswolo S)-f

Sumber: http://222.124.164.132/web/detail.php?sid=141527&actmenu=36

About these ads

About admin

asrama mahasiswa sumatera barat merapi singgalang yogyakarta

Posted on 12 November 2007, in Artikel. Bookmark the permalink. 32 Komentar.

  1. rere wijayakusuma

    aku rere wijayakusuma putra wayah Raden Mas Suryo dari trowulan majapahit, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua elemen masyarakat minang atas pembangunan kembali replika istana pagaruyung, karena itu adalah salah satu cagar budaya untuk diketahui anak cucu minangkabau juga anak cucu Majapahit, sebab Pagaruyung-Majapahit adalah saudara, kita kan bersama lagi berjuang memajukan NUSANTARA.

  2. rere wijayakusuma

    aku rere wijayakusuma putra wayah Raden Mas Suryo dari trowulan majapahit, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua elemen masyarakat minang atas pembangunan kembali replika istana pagaruyung, karena itu adalah salah satu cagar budaya untuk diketahui anak cucu minangkabau juga anak cucu Majapahit, sebab Pagaruyung-Majapahit adalah saudara, kita kan bersama lagi berjuang memajukan NUSANTARA menjadi JAYA dan itu tak kan lama lagi.Allahu Akbar!!! M E R D E K A!

    • Saya berharap sdr-sdr semua akan bisa membezakan antara Minangkabau dan pagaruyung dan jangan mencampur adukkan antara kedua-duanya … di saat ini sebenarnya ada individu yg tidak punya latar belakang sejarah Sumatera Tengah dulu cuba berfahaman bahawa pagaruyung itu Minangkabau dan Minangkabau itu pagaruyung … kedua-duanya seperti nama kembar dan tak mungkin berpisah lagi ! … apabila mahu mengkaji maka pemikiran perlulah di bebas sebebasnya .. perlu Merdeka !

      Hakikatnya pagaruyung itu bukan Minangkabau dan Minangkabau itu bukan pagaruyung ! … walau pun kedua – dua nya memang wujud …

  3. asal tau aja dara jingga itu SELIR alias gundik.sebagaima yg kita ketahui selir hanya untuk memuaskan nafsu syahwat sang raja. selir tidak sama dengan istri bro..!!!!.isteri memang secara hukum diakui .tapi kalau selir g da..cuma anak yang lahir dari selir mendapat gelar kebangswanan. dulu memang untuk menjadi selir raja para kaum perempuan-khususnya wong cilik/ndeso- memang sangat tertarik demi untuk mengangkat derajat dan status sosialnya.kalian sebagai orang minang yang katanya berlandaskan adat bersandi syara’ dan syara’ bersandi kitabullah coba renungkan bagaimana anak yang lahir tanpa ikatan pernikahan..?. jgn kalian bangga dengan adityawarman.!!!!. seharusnya kalian MALU…..oh yaa.. saya melihat kerajaan minangkabau yang di gadang2 tak lebih dari melihat malinkundang dan siti nurbaya.just legenda dan dongeng karena belum ada bukti otentik yang mengakui eksistensi kerajaan pagaruyung.mungkin kerajaan pagaruyung protektorat dari sriwijaya atau majapahit.mohon maaf kalau kalian tersinggung!!!. saya bukan iri atau sara tapi saya hanya mengungkapkan realita.ok bro…!!!

    • memang dasar anjing ,babi orang yg menghina suku ras orang lain ,dan tak perna mengoreksi dirinya sendiri ,seperti orang yg tdk punya agama [meghina raja kerajaan daerah orang ,memang dasar sombong kau anjing ,babi kau,terkutuk kau setan] sebab apa yg diungkapkan anjing ni jgn dicontoh ,dialah yg memancing di air keruh yg mengakibatkan prpecahaan diindonesia,yg menghasut ,adu domba adlah sifat setan yg bisa memecah persatuan di nusantara ini ,dialah sijail anjing ,antek setan ,,,,,,,orang inilah teroris yg harus di bumi hanguskan , matilah kau asu ,celeng .wedus……!

  4. he he he sijail emang iri. kalo nggak ngapain juga dia ngomong kasar gitu.

    toh kalo kamu bilang sangkut pautnya ama islam, ceritanya beda lagi… karena islam emang belum masuk.

    kalo boleh jujur, sijail agak sentimen dgn orang minang… punya dendam lama ya…

  5. kalo mau melakukan sentimenisasi,bukan disini t4 nya….
    kita tu harus menerima fakta dan juga opini orang lain, jadi jangan sok tau aja…
    oke….

    wong edan.

  6. saya amat sangat setuju dengan si jail tentang kerajaan pagaruyung yang katanya kerajaan yg hebat. tapi tidak mempunyai peralatan perang: senjata dan kendaraan perang. lagian dari berbagai film dokumenter tentang kerajaan dapat kita lihat saksi sejarah sperti benteng.imam bonjol saja yang pejuang biasa mempunyai benteng, kampung2 para abdi kerajaan, dari petinggi militer hingga juru masak kerajaan, begitupun dengan gudang logistik. ini menjadi penting karena di daerah selatan berdiri kerajaan besar yakni sriwijaya yang tentu saja sering melakukan invasi ke berbagai daerah bahkan jajahan sriwijaya sampai ke jambi dan pakan baru. setelah itu juga berdiri kerajaan megah di utara sumatra yaitu pasai yang mengibarkan panji islam. menurut sejarah ketika angkatan perang kerajaan pasai di nahkodai oleh hang jebat,jajahan pasai telah meluas ke daerah pariaman sampai bengkulu makanya tradisi tabuik( pariaman) dan tabot di bengkulu sampai sampai saat ini masih menjadi ritual. di pariaman masih banyak peninggalan pasai yang dapat kita saksikan yaitu gelar Sidi dan bagindo. saya sebagai urang awak juga bertanya kenapa kerajaan pagaruyuang g pernh di serang?. apakah karena pejabat kerajaan yang korup, yang selalu memberi upeti kepada kerajaan yang datang?.lagian kenapa urang awak yang katanya paliang cadiak mengangkat urang lain sebagai raja?.jgn2 ini hanya untuk manumpang namo majapahit yang paling disegani sehingaa kerajaan lain berfikir ulang untuk menyerang pagaruyuang. setidaknya tradisi ini masih berlaku pada saat ini .lihat sudah berapa orang gubernur,walikota,bupati dan orang2 penting lain nan manjadi mamang urang awak. apa tidak ada urang nan cadiak waktu itu?.lantas adtyawarman berkomukasi dengan urang awak pakai bhasa apa..?
    kalau pakai bahasa minang ya jelas tidak mungkin..?semua prasasti ditulis dalam bahasa sansakerta.
    yaa.. mungkin hanya legenda. lagian istana pagaruyuang raja basa yang kebakaran kemarin cuma hanya replika..!!!

  7. nih aku tambahin…
    aku kadang2 sebel juga kalo ada orang2 ngomong asal dan ga’ pake ilmu.

    kalo sijail ngonline lagi, aku mo tanya ni… kenapa sih dia marah banget sama orang minang ?

    karena cara dia mengejek orang minang dgn bilang dara jingga ngelahiran anak nggak islami dan menyuruh merenungkannya, karena minangkabau terkenal dgn falsafah adat basandi syara’, syara’ basandi kitabullah, kayaknya asal…
    bodohkan sijail alias asbun ato asal bunyi… emang islam udah masuk apa ke minangkabau waktu itu ?
    wong islam udah masuk aja sekarang, zina masih merajalela dimana-mana… ketahuan kalo sijail cuma penegn ngejek doank. makanya aku udah curiga kalo sijail punya dendam lama…

    terus dia menyangsikan kerajaan pagaruyuang juga legenda malin kundang dan siti nurbaya…
    sama deh kayaknya dgn kerajaan juga legenda2 lain di nusantara. soalnya waktu itu belum punya satelit ato kamera cctv mengabadikannya… jadi Wallahu’alam…

    satu lagi, kami ngga’ tersinggung sebagai orang minangkabau. justru kami bangga karena ada yg iri sama kami, berarti kami punya kelebihan… dan aku juga yakin, sijail juga punya kelebihan. yg tidak dimiliki orang lain.
    dan manusia tak lepaa dari kesalahan soalnya… hanya Allah Yang maha Sempurna…

    terima kasih komentar2nya…

    akuuu….

  8. buat saudara irfan02 yg juga menyangsikan kerajaan paguruyuang.
    coba di baca lagi bacaan diatas…
    disitu emang disebutkan, kalau raja pagaruyuang setelah adityarman emang bukan dari keturunannya lagi. dan bahkan disebutkan juga beragama islam… aku kira adityawarman ngga’ mungkin dong memberikannya begitu saja. makanya ada beberapa kemungkinan… salah satu kemungkinannya adalah yg anda sebutkan, diinvasi oleh kerajaan samudera pasai yg islam.

    terus bagaimana dgn kerajaan sriwijaya yg kekuasaannya sampai jambi dan pekanbaru…
    kayaknya yg harus diketahui lebih dulu adalah masa2 kekuasaan kerajaan tersebut…
    sriwijaya itu berkuasa setelah majapahit… jadi bisa jadikan kehancuran majapahit bukan mengakibatkan hancurnya kerajaan pagaruyuang juga. karena cuma beda bendera… itu bisa dibuktikan juga dari bendera kerajaan pagaruyuang yg bergantukar-ganti.

    saran akuuu, kalo emang ingin mengetahuinya, ya… kita harus tahu tahun2 kekuasaan kerajaan tersebut.

  9. taufik akbar mersi 07

    awak pikia-pikia komentar DaIrfan tadi batuah juo tu….
    tapi awak labiah gusar mancaliak bahaso minang ndak jaleh yang berkembang kini, kalau ka babahaso Indonesia tolong jan dicampuan jo bahaso kito.karano bahaso daerah tu tamasuak hasil kabudayaan kito. kalau untuak sekedar bagarah-garah co anak mersi ndak baa do…
    Ayo mari junjuang bahaso minang.

  10. taufik akbar mersi 07

    kini kito sabagai urang minang ndak usah paralu bana mempersoalkan tentang kerajaan pagaruyuang tu do. semua pendapat itu harus kita pandang dengan lebih baik, karena setiap paradigma itu diambil dari sudut pandang yang berbeda pula..
    mengenai sejarah sebenarnya di Indonesia pendidikannya masih mengacu pada satu metodologi saja yang membuat kita sulit menerima pandangan orang lain ttg sejarah..
    awak subananyo ndak pro DaIrfan, Jail atau yang lain do..
    yang paralu mari kito tetap manjunjuang adaek minang kito iko.

    • Jika dilihat tahun2 berlaku sejarah itu , Adityawarman mangkatnya tahun 1375 masehi dan Ananggawarman pula mangkatnya sekitar 1420 masehi ( anggaran ) .. Bakilap Alam pula muncul namanya tahun 1550 masehi kerana dinamakan sebagai Raja pagaruyung pertama yg menerima Islam .. Jadi dari segi kesinambungan tahta ada satu kekosongan selama seratus tahun iaitu selepas Ananggawarmman dan Bakilap Alam ! Apakah sebenarnya yang berlaku di sana ?…. Sememangnya pengaruh yang kuat di Sumatera di abad ke 14 dan 15 masehi adalah Majapahit dan Samudera Pasai … oleh itu saya tidak bersetuju yang pagaruyung itu satu entiti yg besar dan kuat bahkan ianya samaada kuat kerana di pengaruhi oleh Majapahit atau pun Samudera Pasai / Acheh . Penerimaan Islam oleh Sultan Bakilap Alam membuktikan yang pagaruyung adalah di bawah kekuasaan Samudera Pasai / Acheh dan pagaruyung bukannya kuat atas kuasa sendiri …

    • Salam sdr Taufik
      Tidak salah mahu menjunjung adek itu .. cuma adek itu per bersendikan syarak dan syarak itu adalah berasaskan kebenaran yg hakiki ! Kebenaran itu lah yg dicari , jadi saya berharap agar sikap mahu menjujung adek itu tidak sampai menutup mata dari usaha mencari dan membongkar kebenaran …

  11. irfan anak asrama

    untuk akuuu, anak asrama nan g mau menulis nama aslinya.silakan anda baca sejarah majapahit, sebagai gambaran buat anda, kerajaan sriwijaya melemah kekuasaannya pada awal abad 13 masehi ini di sebabkan oleh konflik internal kerajaan sriwijaya. kerajaan pagaruyung berdiri pada 1339. misi utama adityawarman ditugaskan ke pulau andalas adalah untuk menumpas kerajaan yang ada di daerah andalas. ini sesuai dengan sumpah maha patih gadjah mada.dengan adanya cabang majapahit di andalas maka pada pertengahan abad 14 kerajaan sriwijaya resmi bubar. perlu saudara akuu ketahui, kerajaan pagaruyung bukan takluk kepada kerajaan pasai. tetapi takluk kepada laskar jihat(Paderi). silakan anda cari di internet, terutama lihat wikipedia indonesia. habis itu kerajaan pagaruyung mengeak-ngeak minta bantuan kepada penjajah kumpeni belanda (mungkin waktu itu ado pulo mamak urang awak dari bulando).silakan anda baca di perpus ugm. saya lupa judulnya, yang pasti bukan karangan urang awak atau karangan orang indonesia atau cari di internet.dengan di bantu oleh penjajah belanda kerajaan paguruyung berhasil mendepak mujahit sejati imam bonjol dkk.habis itu hubungan kerajaan paguruyung dengan kumpeni belanda semakin mesra.akhirnya terciptalah perjanjian plakat panjang (tahun 1833). salah satu isinya adalah pihak belanda mendirikan suatu organisasi baru yaitu WALI NAGARI yang bertugas untuk memungut belasting(pajak)dari penduduk.untuk mengasah kemampuan wali nagari ini, kumpeni belanda menyekolahkan para wali nagari di KWEEK SCHOOL yang secara harfiah berarti sekolah raja. sekarang sekolah ini masih ada, sekarang lebih dikenal dengan SMA 2 Bukittinggi,tempat sekolah M.Hatta dan saudara Soekendar SH. inilah tanggapan saya. kalau anda tanggapi jangan pakai nama palsu!!!.sebagai tambahan pengetahuan buat anda. pada tahun 1286 M, Prabu Kartanegara (majapahit) mengirimkan sebuah arca Amogapcha ke kerajaan Dharmasraya(kl diakui inilah kerajaan pertama di sumbar).sebagai ucapan terima kasih raja yang tidak disebutkan namanya memberikan 2 orang putrinya yaitu dara jingga dan dara petak kepada prabu kartanegara.atas perhatiannya terima kasih

    • Sehingga pertengahan abad ke 17 , ( iaitu 1650 masehi dan sebelumnya ) sememangnya Sumatera Tengah ( termasuk pagaruyung ) berada di bawah jajahan kawasan Samudera Pasai / Acheh tetapi oleh kerana tekanan serta serangan Belanda / VOC maka kerajaan Islam Acheh menjadi lemah lalu , kerajaan-kerajaan Melayu yg lain melepaskan diri dari kerajaan Islam Acheh ..lalu memerintah sendiri . Kerana itu saya berpendirian yang pagaruyung itu hanyalah berkuasa sendiri selepas tahun 1650 masehi @ abad ke 17 masehi dan tidak timbul fakta yang pagaruyung berkerajaan besar di abad ke 13 , 14 , 15 @ 16 masehi .. kekuatan dan kemakmuran pagaruyung di abad ke 17 dan 18 masehi pula sebenarnya banyak di tulang belakangi atau di sokong oleh pengaruh dan perdagangan dengan VOC dan Belanda oleh perniagaan hasil galian dan batu bara di Sumatera Barat ketika itu ..

      Mengenai perang padri pula pihak pagaruyung sememangnya pernah di tekan hebat oleh pasukan jihad Padri sehingga mereka meminta bantuan dari Belanda … benar , secara teknikal nya memang pihak pagaruyung lah ketika abad ke 19 yg telah membuka pintu buat pihak Belanda untuk masuk dan campur tangan dalam urusan dalaman Sumatera … sehingga Belanda bersemuka dgn pasukan jihad Padri dan akhirnya Belanda menjajah Sumatera .

  12. it’s oke… kan jelas tu. anda benar2 ngambil dari sejarah yg benar saudara irfan.

    akuuu cuma kecewa dengan komentar anda yg pertama kesannya berbeli-belit. yang akuuu sendiri yg awam sejarah, tahu kalo anda ngomongnya asal.

    akuuu juga yakin, saudara irfan juga ngga’ membaca secara seksama komentar2 yg masuk, karena bisa dibuktikan bahwa saudara irfan ngga’ bisa memahami apa yg pengomentar maksudkan dalam komentarnya…

    makasih buat pengetahuannya saudara irfan.
    ini yg dibutuhkan dlm diskusi ini. mencari kebenaran…
    bukan seperti saudara jail ato komentar anda yg pertama, seperti asal alias cuma memuaskan ego pribadi saja…

    mengenai nama akuuu, akuuu ngga’ akuuu akui. tp lambat laun toh saudara irfan juga akan tahu. tp yg jelas akuuu adalah bagian dari akuuu. karena akuuu sangat menyukai bilang kata aku dlm bhs indonesia dari pada kata saya.

    buat taufik, makasih kritikannya…

  13. uda2 yang comen di siko ka bacarito atau komentar
    kl ka carito rancak tulis di koran atau novel.
    komen tu pendeknyo da.
    ko indak
    komen sapanjang tali bauak.

  14. oya…
    coba anda perhatikan komentar2 awal kita.
    apa sih yg sebenarnya yg akuuu tidak setuju dari si jail…
    kalo saudara irfan pembaca komentar yg baik, tentu tahu maksud balasan akuuu buat si jail.

    ingat saudara irfan… semua apa yg kita katakan harus dipertanggung jawabkan. kalau hal itu masih yg kelam, maka yg kita harus lakukan adalah mencari penerangnya.

  15. terus komentar awal buat anda saudara irfan…
    akuuu bukannya nggak setuju dgn keraguan anda dgn kebesaran kerajaan pagaruyuang. krn akuuu cuma merujuk pd tulisan yg diatas. komentar anda belum mempunyai bukti2 yug jelas pd yg pertama. anda sendiri pada komentar pertama seperti kurang penjelasan. yg jadi atasan pagaruyuang ; samudera pasai, majapaht atau sriwijaya….

    kalau anda lebih konkrit ato lebih mempunyai bukti yg kuat dlm menjabarkannya tentu akuuu bisa terima seperti komentar ada yg terakhir…

    jadi gitu saudara irfan…
    maaf kalo ada kesalahan dlm menulis…

  16. irfan anak asrama

    silakan lihat di film dokumenter tentang kerajaan di dunia atau anda baca di berbagai literatur, biasanya kl kerajaan yang besar dan independen di sekitar istana pasti ada benteng pertahanan kerajaan(silakan lihat di film2 cina, keraton solo,jogja, cirebon,kerajaan prancis, ingris, kerajaan islam pun juga gitu, lihat masih banyk benteng,bahkan sampai ke cardoba bnyk benteng islam, semenimal2 benteng adalah ketika istana diapit oleh minimal 2 sungai (parit) atau lembah.lihat juga bekas peninggalan kerajaan babilonia yang namanya kerajaan pasti pnh mengalami perang, lhaa untuk itu dia butuh prajurit yg bnyk, panglima perang yang jago mengatur strategi perang. dari perang akan pasti ada senjata khas, kendaraan perang, baju perang.dkat istina kerajaan biasanya juga berada kampung2 petinggi kerajaan beserta stafnya. apakah anda pernah menemui semua syarat ini di kerajaan pagaruyung? setahu saya di dekat istana paguruyung cuma ada patung binatang.
    secara umum kerajaan kecil tunduk kepada kerajaan yg paling tangguh dengan cara membayar upeti kepada kerajaan yang tangguh. ratu balqis pun dipanggil oleh raja sulaiman ke jerussalem karena pada tahun itu dia tidak menyetujui kenaikan upeti, karena selain rakyat etopia miskin, uang upeti juga digunakan untuk memperindah istana raja sulaiman( silakan anda baca versi palestina dan etopia). dengan rajin nyetor ke kerajaan yang tangguh, kerajaan kecil tersebut bisa eksis dan dilindungi oleh kerajaan yang tangguh.
    ada juga kerajaan tangguh tersebut menempatkan kaum kerabatnya atau orang di percayainya untuk menjadi raja di kerajaan kecil tersebut. kl di jawa nama bukan raja tapi Adipati yang memimpin sebuah kadipaten,kl di arab dan cina namanya Gubernur.
    menyinggung adityawarman seperti ambisi kerajaan majapahit yaitu menyatukan seluruh kerajaan yang ada di nusantara bi bawah protektorat majaphit, ke pulau andalas di tugaskan aditywarman yang akan menumpas smua kerajaan yang ada di daerah andalas, pada waktu itu dari ujung ke ujung andalas di huni oleh puluhan kerajaan kecil, seperti kerajaan samosir, tapananuli, kerajaan rao, kerajaan indragiri,kerajaan dharmasraya kerajaan penyengat dan dua kerajaan besar yaitu malaka dan sriwijaya.mendengar kedatangan majaphit,urang awak cepat memutar akal gmn supaya tidak di serang dan nan penting nama urang awak naik, maka cara satu2 adalah mengangkat adityawarman sebagai raja. yang perlu saudara akuu.. ketahui adalah, sampai saat ini belum ada bukti otentik(bukti arkeologis) yang mengatakan bahwa kerajaan pagaruyung itu ada. ini menjadi pertanyaan,karena urang awak yg menguasai atau lulusan arkeologi g terhitung bnyknya. knp mereka tidak mau melakukan?????. sebagai tambahan bagi anda,,,sudah menjadi “tradisi” bagi urang awak nan mempelajari seluk beluk kemingkabauan, ketika sudah mengetahui minangkabau yang sesungguhnya maka dia tidak mau berbicara tentang minangkau, bahkan ada yang lari dari minangkabau dan wafat di negri orang.padahal orang tersebut di tempat pelariannya di jadikan sebagai orang besar dan tokoh penting.orang tersebut di bujuk dgn berbagai cara dia tidak mau pulang

    • Salam sdr Irfan
      Jelas bahawa pagaruyung itu wujud dan pernah berkuasa tetapi pada abad ke 17 masehi sehingga 19 masehi . Tiada bukti keberadaan pagaruyung sebelum abad ke 17 masehi . Seperkara lagi , kerajaan yg sebenar-benarnya besar dan berkuasa suatu masa dulu itu adalah kerajaan Minangkabau yg pernah menumpas kan tentera Majapahit di padang sibusuak …
      Ketika itu iaitu sekitar abad ke 14 dan 15 masehi , pagaruyung belum wujud lagi .

  17. iya, terima kasih atas tambahannya.
    harapan akuuu saudara irfan begini dalam menyampaikan komentar.
    bukan asal komentar. biar pas dikasih komentar balasan anda tidak seperti kebakaran jenggot.

    terima kasih…

  18. asyik juga ya, baca situs ini, jadi tambah pengetahuan saya tentang sebagian sejarah dan bahasa Minang. he he he ! Hidup orang Minang !!
    Berdebat sih boleh2 saja kok ! Yang penting harus bisa SABARR !!

  19. Rere Wijayakusuma

    KITA SEMUANYA DARI SABANG SAMPAI MERAUKE ADALAH SAUDARA, JANGAN SALING MENGOLOK, JANGAN SALING MENJATUHKAN, JANGAN SOMBONG! KALAU KITA MENGAKU BAGIAN DARI BANGSA INI, TANYAKAN PADA DIRI KITA SENDIRI. APA YANG SUDAH KITA KERJAKAN/SUMBANGKAN UNTUK BANGSA INI? MANUSIA MULAI DARI LAHIR SAMPAI MATI MEMILIKI SEJARAH YANG BERBEDA-BEDA, PERJALANAN SEJARAH KADANG BAIK KADANG BURUK, BURUK TIDAK SELAMANYA, BAIK JUGA JUGA TIDAK SELAMANYA, KADANG BURUK KADANG BAIK ITULAH MANUSIA.

    SEMUA MANUSIA INGIN HIDUP SELALU DALAM JALAN KEBENARAN YANG SELALU BERJALAN DI ATAS BENANG PUTIH ITULAH MERAH PUTIH. MARI SINGSINGKAN LENGAN BAJU BERJUANG MENYELAMATKAN BANGSA INI DARI KETERPURUKAN, BERJUANG SESUAI DENGAN CITA-CITA PARA PROKLAMATOR SEPERTI YANG TERTUANG DALAM PEMBUKAAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945, HANYA DENGAN DASAR NASIONALISME RELIGUS LAH AKAN TIMBUL PERSATUAN DAN KESATUAN YAG KOKOK.

    SETIAP ORANG BERHAK MEMILIKI NASIONALISME, SETIAP ORANG HARUS RELIGIUS KARENA INDONESIA BERDASAR KETUHANAN YANG MAHA ESA. NASIONALISME RELIGIUS HARUS ADA DALAM SETIAP DADANYA ANAK BANGSA UNTUK MENJADI PAYUNG BUAT NUSANTARA TERCINTA INI!

    AKU RERE WIJAYAKUSUMA ASAL GRESIK-JAWA TIMUR, ALUMNI TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS DR. SOETOMO SURABAYA 1998, MANTAN AKTIVIS MAHASISWA PRODEMOKRASI 1998, SOLIDARITAS MAHASISWA INDONESIA UNTUK DEMOKRASI (SMID), BERSAMA DENGAN FAMRED, FORBES, JARKOT, KAMMI, FORKOT, DAN LAINNYA TELAH TUMBANGKAN REJIM ORDE BARU.

  20. mantap bana koa ???
    yang ngasi komentar pada gk ngerti sejarah///
    maaf ya???
    para ahli telah bersepakat kenapa pagaruyung diambil sebagai tempat letak kerajaaan dari adityawaman???karena dengan satu alasan peninggalan paling banyak dari beliau hanya terletak di batusangkar.
    hal ini jadi pertanyaan apakah itu betul sebagai lokasi tempat kerajaan pagaruyung???
    setelah adityawarman meninggal kerajaan itu tidak langsung diambil alih oleh sultan bakilapan alam melainkan mempunyai jeda kekosongan kempemimpinan selama kuran lebih 2 abad.
    dan mengenai mengapa anaknya tidak meneruskan pemerintahannya berkemungkinan besar dia dibunuh oleh komunitas matrilineal dengan alasan.
    minang menganut paham matrilineal dia patrilineal
    karena dia berasal dari kerajaaan yang douan ekspansi dan memperluas kerajaannya, hal itu menjelaskan dia masuk kepedalaman minagtidadengan persuasif melainkan dengan bala tentara dan meliterisme kata orang sekarang.
    dalam prasasti sauaso dikatakan bahwa dia mengangkat dirinya sebagai bahirawa dengan upacara makan daging manusia minum darah manusia dan pesta sek.
    hal itu berkemungkinan dia dibenci oleh masyarakat pada waktu itu.jadi mengei sijail jangan diambil aksi.
    coba telah seorang yang mempunyai kekuasaan yang luas dan bisa menaklukan beberapa daerah tidak memiliki balatentara itu mustahil.
    sultan bakilapan alamlah yang mendirikan kerajaan pagaruyung bukan adityawarman,beliau mendirikan kerajaan swarnabumi dengan letak lokasi kerajaan sampai sekarang masih diperdebatkan,
    moahon maf sebelumnya komentar ini panjang
    kadang penempatan bahasa yagntidak pada tempatnya

    aden

    • Saya menghargai kebebasan pemikiran sdr aden .. satu aliran pemikiran yg merdeka dan tidak terikat dengan apa yg sdr dengar dan apa yg sudah tertulis ! … pagaruyung dan minangkabau ini memang banyak di pertikaikan , dan pertikaian nya bukannya samaada ianya wujud atau tidak kerana terbukti yg kedua-duanya pasti memang wujud .

      Minangkabau mengikut pandangan masyarakat asal di Sumatara Barat kini ada 2 versi … versi asalnya nama Minangkabau ini wujud dari Kerajaan Minangkabau yg sebenarnya di asaskan oleh Adityawarman pada abad ke 14 . kerajaan ini hanya bertahan selama 1 abad saja lalu hilang dan tinggal kenangan kerana terputusnya silsilah Adityawarman .. Lokasi kerajaan Minangkabau ini di percayai bukan di tanah datar …. Selepas penjajahan Belanda , nama Minangkabau ini di war-warkan semula lalu di buat satu cerita lagenda dan di label pula sebagai ALAM MINANGKABAU … kisah yg ter kandung di dalamnya bukan lagi sejarah tetapi lebih kepada dongengan ! …. ada pandangan pengkaji sejarah di Sumatera Barat yg tujuan di adakan kisah Alam Minangkabau adalah kerana Belanda mahu memadamkan sejarah sebenar perjuangan dan keperwiraan bangsa Melayu di Sumatera sejak zaman Sriwijaya sehinggalah semasa perang jihad Padri …
      Jadi sejarah kerajaan Minangkabau dan dongeng Alam Minang kabau adalah dua perkara yang jauh bezanya …

      pagaruyung pula sememangnya wujud dan berkuasa tetapi itu adalah di abad ke 17 .. disokong oleh pihak Belanda . Masaalah nya ialah kisah ini telah di manipulasi dimana sejarah di ubah denagn mengatakan pagaruyung itu wujud dan besar pada abad ke 14 masehi …. nah cuba lihat sejarah pagaruyung itu telah di adjust 300 tahun ke belakang , semata-mata untuk mengaitkan pagaruyung itu dengan Majapahit dan Adityawarman … Inilah sejarah yg telah diubah dan di kaburkan sehingga membutakan mata kita semua terhadap kebenaran sebenar di masa silam …. pagaruyung itu mungkin juga aslinya terletak di tanah datar ( lokasi kini ) tetapi ianya dulu hanyalah sebuah kampung saja …. persoalan terbesarnya ialah , dimanakah pusat KERAJAAN MINANGKABAU itu … yg pastinya bukan di pagaruyung kerana di tanah datar hanya kaya dengan batu bersurat saja ( yg boleh di angkut di mana – mana ) sedangkan tiada tinggalan bangunan lama yg menunjuk kan pernah adanya pusat kerajaan besar di sana ….

  21. rere wijayakusuma

    PENGUNGKAPAN SEJARAH OLEH SIAPAPUN ITU HARUS KITA HARGAI, JANGAN MUDAH MENYALAHKAN ORANG LAIN, SOAL BENAR ATAU SALAH ITU TERGANTUNG YANG MENILAI YANG TENTU SAJA HARUS DISERTAI ARGUMEN DAN BUKTI YANG OTENTIK, JADI JANGAN ASAL KOMENTAR SAJA APALAGI SAMPAI MEMVONIS NEGATIF. SEKARANG BUKAN WAKTUNYA DEBAT TENTANG SALAH DAN BENAR, YANG TERPENTING ADALAH APA YANG HARUS KITA KERJAKAN DEMI KESELEMATAN, PERSATUAN-KESATUAN, DAN PERSAUDARAAN DIANTARA ANAK BANGSA INI DISELURUH NUSANTARA.

    SEMUA ORANG BERHAK UNTUK BERJUANG JANGAN TAKUT MELARAT, INGAT DULU NENEK MOYANG KITA BERJUANG MENGUSIR PENJAJAH DENGAN APA, SEKARANG MESTINYA KITA BERSYUKUR DENGAN APA YANG KITA MILIKI, TINGGAL KITA MAU SERIUS BERJUANG APA TIDAK UNTUK KEPENTINGAN BANGSA DAN NEGARA.

    AKU BERJUANG DEMI BANGSA DAN NEGARA YANG DIRINTIS LEWAT ORGANISASI PANCA SURYA TAMA DIDIRIKAN DI TUBAN JAWA TIMUR YANG DIPIMPIN OLEH RADEN MAS SURYO SUMARNO SOEKARNO PUTRA, LEWAT NASIONALISME-RELIGIUS AKAN MEMBAWA BANGSA INI KEARAH SATU TUJUAN YAITU KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA DI SEGALA BIDANG. ORGANISASI INI SKUPNYA INTERNASIONAL

    JADI APA YANG AKU LAKUKAN ITU SEMUA ADALAH TERPIMPIN TIDAK LIAR, SYUKUR ALHAMDULILLAH APABILA KAWAN-KAWAN MAU BERGABUNG DENGAN KAMI, BERSAMA BERJUANG TIDAK UNTUK KEPENTINGAN PRIBADI DAN GOLONGAN TETAPI BERJUANG MURNI UNTU KEPENTINGAN BANGSA DAN NEGARA.

    SEMUA SUDAH DIPERSIAPKAN TINGGAL TUNGGU WAKTU YANG TEPAT, KAMI MEMBANTU PEMERINTAH ri YG SAH UNTUK MEWUJUDKAN CITA2 MULYA TERSEBUT TANPA BANTUAN DANA SEPESERPUN DARI PEMERINTAH MELAINKAN DANA PRIBADI RAKYAT INDONESIA

  22. sebelumnya terima kasih, dapat ikutan nimbrung
    sya sepakat dan seperjuangan dengan mas rere;
    dari opini mas rere wijaya kusuma, saya melihat saudara sangat berambisi bahwa indonesia akan bangkit menuju suatu perubahan yang sangat fantastis, sebagaimana ketika soekarno menyatakan “INDONESIA AKAN MENJADI MERCUSUAR DUNIA”, gmana caranya? bisa meyakinkan saya?
    karena saat ini indonesia sangat membutuhkan formula seperti itu

  23. Dimasa apakah Nusantara Jaya
    Dimasa apakah Nusantara di jajah
    Dimasa apakah anak negeri Nusantara di perbudak,
    dijadikan pembantu, Diperkosa dan dibunuh dinegeri orang
    dianggap manusia kelas tiga…………..(memalukan)

    jawablah dengan hati nurani, sudah 500 tahun ibu pertiwi menangis, sadarlah saudara saudaraku……….
    jangan menyombongkan diri sendir introspeksilah
    mari bangun bangsa ini, jangan lagi ada perdebatan SARA

    Panji
    Bali

  24. asslmllkm….

    saya ingin tau istri dan anak (silsilah) dari Raja Adityawarman?

    terimakasih..

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: