Mengungkap Batas antara Sains dan Mitos

Posted On 7 April 2008

Disimpan dalam Bang Omar

Comments Dropped 11 responses

Yah udah tulisan yang ketiga deh, capeknya cari bahan. Terus kata pemred saya a.k.a Anggun Gunawan saya harus mengupdate tiap hari. Jadilah saya seperti orang yang dikejar – kejar sama tukang cendol nagih utang. Tapi demi kemaslahatan ummat saya rela tetap menulis hal gak penting lain ya daannnnn tema kita kali ini adalah…….

Ya ampunnn warna urin saya kok warna – warni….

Pernah mengalami warna kencing warna – warni gak? Saya pernah mengalaminya dan saya teramat panik karena takut saya mengalami penyakit kelamin. Tapi setelah saya cari artikel dan bertanya kepada sumber terpercaya ternyatttaaaa…. Saya tidak mengidap apapun untuk itu sodara – sodara sekalian juga gak perlu panic kalau urin atawa air kencing berubah warna. Menurut dokter John R. Raymond MD., dari fakultas kedokteran University of south Carolina, ada beberapa makanan atau obat yang menyebabkan urin bisa berubah warna. For the example :
1. Urin warna merah atau pink, jangan menyangka bahwa itu adalah darah. Jarang sekali ada orang buang air kecil tanpa ada gejala sebelumnya. Bisa jadi warna itu akibat sodara sekalian makan lobak merah, stroberi atau bit. ( g tau bit cari ndiri di Wikipedia )
2. Urin jadi oranye, Vitamin a, b complex dan ibuprofen. Sering juga terjadi ketika habis minum enervon c atau semacamnya.
3. Urin merah kecoklatan, warna ini terdapat pada suplemen zat besi dan kacang- kacangan

Jadi anda tidak perlu kaget kalo urin berubah warna. Karena berubah warna urin tidak menyebabkan efek samping apapun. Jadi bagi yang pingin minum enervon c tetep minum, yang pengen makan rujak ya makan rujak, yang pengen pacaran silahkan aja… buka MIRC cari temen baru ( loh? )

Oleh: Omar Mufti (Mahasiswa Geofisika Universitas Gadjah Mada Yogyakarta)

  • Create your own banner at mybannermaker.com!

  • Mersi – BK in Facebook

  • Kategori