Arsip

Archive for the ‘Serba-Serbi’ Category

Alasan Indonesia Kagak Maju2!!!

23 Desember 2008 mersi 4 komentar
  1. Jml penduduk Indonesia ada 237 juta. 104 juta diantaranya adalah para pensiun. Jadi tinggal 133 juta yang bisa kerja.
  2. Jml pelajar dan mahasiswa adalah 85 juta. Mereka sekolah, jadi tinggal 48 juta orang yang bisa kerja.
  3. Yang kerja buat pemerintah pusat sebagai pegawai negeri ada 29 juta. Jadi tinggal 19 juta yang bisa kerja.
  4. Ada 4 juta yg jadi TNI/POLRI. Jadi tinggal 15 juta yg bisa kerja.
  5. Ada lagi yang kerja di pemerintahan daerah dan departemen jumlahnya 14.800.000. jadi sisanya tingal 200.000 yang bisa kerja.
  6. Yang sakit dan dirawat di Rumah Sakit di seluruh Indonesia ada 188.000. Jadi sisa 12.000 orang yang bisa kerja.
  7. Ada 11.988 orang yg dipenjara. Jadi tinggal sisa dua orang saja yang masih bisa kerja.
    ….

SIAPA MEREKA ….?
Yaa,… tentu saja SAYA dan ANDA. Tapikan… ANDA malah sibuk Buka Friendster

Sumber: http://www.friendster.com/messages.php?hid=2233609

Categories: Serba-Serbi

Pemuda Sunyi

20 Desember 2008 mersi Tinggalkan komentar

Mungkin dia tidak ditakdirkan untuk bisa merasakan cinta. Hidup dalam nyanyian sunyi. Dia terlalu larut dalam syair cinta yang digubah oleh seseorang kakak pujaannya, seorang biduan asal negeri Melaka. Mungkin dia terlalu lugu untuk bermain dalam api asrama. Terlalu baik untuk seseorang. Hingga jawaban yang sering dia peroleh, “kak, carilah yang lebih baik”.

Kadang ia ingin dinginkan hati dalam duka. Namun, gejolak asrama membuatnya terus saja membujuk hati, “wahai diri masih ada cinta untukmu, kejarlah, gapailah”. Ia turuti juga seruan itu. Ia cuba jua menyatakan rasa. Tapi memang garis percintaannya tak bernasib mujur. Kekecewaan diselip kekecewaan, datang berantai dalam hidupnya.

Sebenarnya dia hanya ingin memuja satu cinta saja. Mematut hati untuk setia. Tapi ia terlanjur gamang dengan cinta pertamanya yang berakhir dengan luka mendalam yang tiada obat sampai detik ini. Ia ingin merubah warna, mengobati jiwa dengan mencari cinta di lain hati. Karena dia hanya manusia biasanya, yang butuh perhatian, teman hidup bersama. Namun, penolakan demi penolakan yang didapati.

Lelah rasanya berjuang dalam penggembaraan ini. Niat hati ingin mengobat luka, namun sakit jua yang berketerusan. Ia cuma takut, suatu hari hatinya menjadi dingin, tak ada minat lagi untuk meraih cinta. Ia teramat takut, jika hatinya dipenuhi benci, menghindar diri dari wanita kemudian lari menyendiri dalam lamunan pikiran yang menyita waktu-waktunya.

Hari ini, tekadnya semakin bulat, tidak akan menikah sebelum menyandangkan gelar master dihujung namanya. Dia tidak ingin membenci sosok yang membuatnya patah hati. Karena dia juga insyaf akan dosa dan nista yang menyelimuti diri. Hari-hari esok, ia semakin takut untuk menampakkan diri. Karena malu bersua dengan insan yang telah meremukan hati.

Kak, lagi-lagi syairmu yang akan menemani hari-hari sepi nanti. Ku mohon kau sudi, temani adikmu yang lara dan nestapa dalam alunan cinta ini. Sampai kapan??? ENTAHLAH…

Categories: Serba-Serbi

Mengapa wanita Cantik Menikahi Pria Yang Kurang Menarik??

6 Desember 2008 mersi 12 komentar

Wanita yang mencari seorang pendamping seumur hidup mungkin akan memilih pria yang kurang cakep dibandingkan mereka. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa pasangan dimana sang istri memiliki penampilan lebih baik dari suaminya berdampak lebih positif dan mendukung daripada pasangan lainnya.

Para peneliti curiga alasannya adalah karena kaum pria lebih memberikan penghargaan yang lebih tinggi terhadap kecantikan sementara wanita lebih tertarik memiliki suami yang mendukung.

Peneliti mengakui bahwa cantik bersifat subyektif namun studi menunjukkan adanya beberapa standar universal mengenai kecantikan termasuk diantaranya adalah, mata yang besar, wajah “baby face”, bentuk wajah yang simetris dll.

Penelitian di masa lalu menunjukkan bahwa individu dengan penampilan yang mempesona saling menarik satu dengan lainnya dan sekalinya mereka menjalin asmara, dilaporkan bahwa tingkat kepuasan mereka lebih besar. Namun studi ini sebagian besar berdasarkan pada pasangan baru.

Ini menunjukkan bahwa kecantikan mutlak penting dalam tahap awal suatu hubungan asmara, ujar kepala peneliti James McNulty dari Universitas Tennessee. Namun ketertarikan fisik dalam hubungan yang lebih kuat seperti pernikahan masih menjadi suatu misteri.

Pasangan Yang Mendukung

Tim McNulty menilai 82 pasangan yang telah menikah mulai dari 6 bulan hingga hampir selama 3 tahun dan peserta rata-rata berusia awal hingga pertengahan 20-an.

Para peneliti akan merekam setiap pasangan yang saling berdiskusi mengenai masalah personal selama 10 menit. Kemudian rekaman itu akan dianalisa untuk melihat apakah kaum pria merupakan suami yang mendukung atau tidak terhadap beberapa masalah diantaranya adalah rencana untuk menyantap makanan yang lebih sehat, menemukan pekerjaan baru dan olahraga yang lebih sering.

“Suami yang negatif akan mengatakan, ‘Ini masalahmu, selesaikan sendiri,’” ujar McNulty, “berlawanan dengan ‘Hey, aku di sini untukmu; Apa yang kamu ingin aku lakukan?; Bagaimana cara menolongmu?’”

sekelompok coder terlatih menilai keatraktifan wajah dari tiap pasangannya dalam skala 1 s/d 10, dengan 10 berarti wanita paling keren. Sekitar sepertiga dari pertisipan terdiri dari kaum istri yang lebih menarik, sepertiga lagi golongan kaum suami yang lebih menarik dan sisanya adalah pasangan biasa.

Secara umum, suami dan istri akan bersikap lebih positif ketika seorang wanita terlihat lebih cantik.

“Penemuan ini sepertinya sangat beralasan,” ujar Dan Ariely, seorang profesor yang mengamati perilaku ekonomi di Program MIT di Media Arts and Sciences and Sloan School of Management. “Pria sangat sensitif kepada wanita yang menarik. Sementara kaum wanita justru lebih peka terhadap tinggi badan dan penghasilan seorang pria,” tambah Ariely, yang tak terlibat dalam penelitian baru-baru ini.

Dalam pasangan dimana kaum suami lebih menarik, baik suami maupun istri kurang mendukung satu dengan lainnya. McNulty menyarankan para istri untuk mencerminkan dalam beberapa hal tingkat dukungan yang mereka dapat dari para suami.

“Kaum suami yang kurang menarik daripada istrinya mungkin merasa bahwa ia mendapatkan sesuatu yang lebih daripada yang mungkin bisa ia dapatkan,” ujar McNulty kepada LiveScience. “Ia mendapatkan sesuatu yang lebih baik padahal penampilannya biasa-biasa saja, jadi ia berusaha keras untuk menjaga agar hubungan asmara mereka tetap baik.”

Pria dengan tampilan lebih baik dari pasangan mereka secara teori mungkin lebih di atas angin karena mereka merasa bisa mendapatkan wanita yang lebih cantik dibandingkan pasangan mereka saat ini, tutur McNulty. Ungkapan “rumput tetangga lebih hijau” membuat kaum pria ini kurang puas dan kurang dapat menjaga hubungan perkawinan mereka.

Isu Fisik yang menarik pada suami tidak sepenting kepada wanita, saran peneliti. Agaknya kini kaum wanita pun sudah lebih cerdas. Mereka lebih memilih suami yang pengertian dan mendukung, ungkap mereka.

Sumber: http://www.friendster.com/bulletin.php?bid=104133879&uid=32720262

Categories: Serba-Serbi

Bagi Anda Pecinta Sejati?

12 November 2008 mersi 3 komentar

Sebelum Menikah ………… .

Cowok : Akhirnya aku sudah menunggu saat ini tiba sejak lama

Cewek : Apakah kau rela kalau aku pergi ?

Cowok : Tentu Tidak!!Jangan pernah kau berpikiran seperti itu

Cewek : Apakah Kau mencintaiku ??

Cowok : Tentu !! Selamanya akan tetap begitu

Cewek : Apakah kau pernah selingkuh ??

Cowok : Tidak !! Aku tak akan pernah melakukan hal buruk itu

Cewek : Maukah kau menciumku ??

Cowok : Ya

Cewek : Sayangku…. …

Sesudah 5 tahun nikah….. bacanya “DIBALIK” dari BAWAH ke ATAS

Sumber: http://www.friendster.com/bulletin.php?bid=97808734&uid=31744033

Categories: Serba-Serbi

Sekedar Curhatan Hati

20 Oktober 2008 mersi 10 komentar

Menuliskan kata demi kata dalam blog ini, seolah memanggil kembali memori yang tergoreskan 6 tahun yang lalu. Aku masih ingat, kala itu bulan agustus awal ketika pengumuman SPMB telah dipublikasikan lewat media. Kedatanganku pertama kali ke Jogja, kala itu bertepatan dengan hari ahad, persis setelah sholat shubuh.

Bersama Ibu, di pagi yang masih gelap itu, da Pi’i-lah (Mersi 2000) yang menerimaku seraya mempersilahkan istirahat di kamar 9. Kedatangan pertama anak desa yang masih takut dengan dinamika kota. Yang masih lugu dengan norma-norma kampung. Sempat juga aku tak percaya diri ketika berkenalan dengan teman2 baru asrama yang juga diterima UGM kala itu. Maklumlah, teman-teman satu angkatanku adalah orang-orang jenius, karena pintarlah mereka bisa menembus universitas sekelas UGM. Sedangkan diriku, mungkin nasib baik saja yang membuat aku “terdampar” di kota ini. Sesuatu yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Itupun hanya dengan status mahasiswa jurusan tak terkenal, filsafat. Meski persaingan untuk memperebutkan kursi di jurusan yang banyak membahas pemikiran ini kala itu, 1:10, tetap tak menaikkan popularitas. Meski lulus dengan passing grade yang bisa menembus jurusan sosial paling tinggi di Unand, ya garisan tangan telah menetapkan sebagai student yang bergelut dengan Plato, Aristoteles, Hegel, Habermas ini.

Dulu, saat masih semester 1-2 aku sering “mencibir”, uda-uda asrama yang belum wisuda padahal sudah kuliah lebih dari 4 tahun. Ya, targetku pada waktu itu ingin lulus hanya dengan jangka waktu 4 tahun saja. Maklumlah di semester awal itu, IP-ku masih di atas 3. Cukup membanggakan untuk orang sebodoh aku, anak kampung yang tak tahu apa-apa. Tapi semangat kuliahku mulai berantakan setelah aku mengenal manhaj salafi yang memiliki doktrin “filsafat itu haram”. Termakan benar aku dengan perkataan itu. Aku berubah menjadi orang aneh dengan tampilan yang aneh pula. Kuliah mulai ku tinggalkan. Kerjaanku cuma menghadiri pengajian atau merenung sendiri di kamar sambil terus menyesali diri kenapa dulu memilih jurusan filsafat.

Seiring dengan itu, nilaiku jeblok. Sampai semester 6 belum sampai kukumpulkan 60 sks. Benar-benar gila. Singkat cerita akhirnya “cibiran” itu harus ku arahkan ke mukaku sendiri. Ya, telah 6 tahun aku kuliah belum juga bisa wisuda. Ironis memang.

Aku yang dulu, hanya menjadi warga asrama yang biasa-biasa saja, telah berubah menjadi orang yang termasuk tua di asrama. Mungkin ada yang mencibir dengan keberadaanku sebagai mahasiswa tua. Tapi bagi yang tahu kisahku yang sebenarnya, merekapun dapat mengerti apa yang kualami. Menjadi senior adalah sebuah tanggung-jawab untuk bisa membimbing. Namun, berat juga rasanya. Apalagi dengan kemampuan bicara dan wibawa yang tak ada. Ya, akhirnya hanya bisa menjadi warga baik-baik saja.

Ketuaan tinggal di asrama terasa beberapa hari yang lalu. Ketika adik angkatan sakit. Sertamerta angkatan mereka dari asrama putri segera datang menjenguk. Kalau aku, sudah tak ada lagi angkatan di asrama putri. Semua sudah lulus, sudah pada wisuda, dan bekerja.

Akhir-akhir ini aku merasa gamang. Pergaulan dekatku hanya dengan anak-anak asrama saja. Aku tak tahu kemana harus pindah jika suatu hari asrama tak lagi bisa menampung orang setua diriku ini. Aku benar-benar gamang. Meski sering pula sakit hati dan sengketa terjadi dengan anak asrama baik itu karena karakter yang tidak cocok, atau silang sengketa karena tersenggol pas main bola. Tapi begitulah hidup, baru terasa bermakna kalau ada suka dan duka, asam dan garamnya.

Mungkin ini sekedar curhatanku yang masih akan terus berlanjut seiring keberadaanku di asrama ini hingga waktu yang tak ku tahu…

====================

Kamar 3 di malam yang sunyi. Mengobati sepi mendengarkan lagu “Beradu di Khayalan” dari Kakakku tersayang “Siti Nurhaliza”

Categories: Serba-Serbi

Pekerjaan Sesuai Tipe Kepribadian

22 Agustus 2008 mersi Tinggalkan komentar

Berdasarkan teori John Holland, seperti dijelaskan dalam situs Career Key, umumnya manusia dibedakan dalam 6 tipe kepribadian yaitu Realistic, Investigative, Artistic, Enterprising dan Conventional.

1. Tipe Realistik digambarkan sebagai orang yang memiliki skill bekerja dengan mesin, alat atau binatang. Umumnya menghindari aktivitas sosial seperti mengajar, penyembuhan dan penyuluh. Orang dengan tipe kepribadian seperti ini biasanya melihat diri mereka sebagai pribadi yang praktis, mekanis dan realistis. Contoh pekerjaan dalam lingkup ini adalah engineer, pilot atau petugas polisi.

2. Tipe investigative diuraikan sebagai orang yang gemar dan pandai memecahkan masalah. Mereka biasanya menghindari pekerjaan yang sifatnya memimpin, menjual atau memersuasi orang lain. Tipe ini melihat dirinya sebagai seorang yang presisi, scientific dan intelektual. Contohnya ahli kimia, dokter gigi, physician, ahli matematik.

3. Tipe Artistik suka melakukan aktivitas seni, drama, keterampilan tangan, menulis sastra. Umumnya, tipe ini menghindari aktivitas yang rutin, berulang serta pekerjaan yang sifatnya highly ordered. Tipe ini melihat dirinya sebagai pribadi yang ekspresif, orisinal dan independen. Contohnya, desainer pakaian, penari, komposer, editor buku, dan graphic designer.

4. Tipe Sosial suka menolong sesama serta pandai melakukan kegiatan seperti mengajar, konseling, merawat atau memberi informasi. Mereka biasanya menghindari pekerjaan yang berhubungan dengan mesin, alat atau binatang untuk mencapai suatu maksud. Tipe ini melihat dirinya sebagai pribadi yang suka menolong, bersahabat dan bisa dipercaya. Contohnya guru, konselor, perawat, pekerja sosial.

5. Tipe Enterprising suka memimpin, memengaruhi orang lain dan menjual gagasan. Umumnya menghindari aktivitas yang membutuhkan observasi mendalam dan pemikiran analitis. Tipe ini melihat dirinya sebagai pribadi yang enerjik, ambisius dan bisa bersosialisasi. Contohnya, sales, agen real estate, pengacara, hakim, manajer hotel.

6. Tipe Conventional suka bekerja dengan angka-angka, berkas-berkas dan segala yang serbateratur. Menghindari aktivitas yang tidak terstruktur dan “tidak jelas”. Tipe ini melihat dirinya sebagai pribadi yang teratur dan mengikuti sistem yang sudah baku. Contoh, sekretaris, teller bank.

Nah, Anda termasuk tipe yang mana?

Sumber: Kompas Jumat, 1 Agustus 2008 | 12:12 WIB

Categories: Serba-Serbi

Perbedaan Wanita dan Cewek

2 Agustus 2008 mersi 5 komentar

W: Pengertian dan menerima anda apa adanya. Namun tetap memberi saran yang mendidikbila anda melakukan kesalahan

C: Menuntut banyak sekali ini itu tanpa melihat kesalahan pada dirinya sendiri.Akan marah2 atau minimal ngambek kalau anda berbuat salah

W: Selalu berusaha ceria di setiap moment bersama dengan anda.

C: Suka BT tiba2 tanpa sebab dan kalau ditanya kenapa, akan menjawab seolah tidakada apa2 dan membuat anda bingung

W: Bisa membuat anda tertawa dan membuat anda makin ingin lebih menyayanginya setiap hari

C: Selalu menuntut punya cowok yang bisa membuatnya tertawa, namun pada kenyataannya susah sekali dibuat tertawa karena merasa nanti dikira gampangan

W: Bersikap jujur dan apa adanya

C: Bersikap jual mahal dan hobby nya ngetest cowok

W: Meminta anda pamit dulu dengan orangtuanya dan memperkenalkan anda sebelum pergi bersama anda

C: Membuat anda duduk berlama lama! di ruang tamu karena lama bgt dandannya

W: Independent, tetap memprioritaskan karier dan masa depan tanpa mau tergantung orang

C: Memprioritaskan punya cowok yang mapan dengan alasan tuntutan jaman dan akan merasa secure masa depannya hanya dengan cowok2 seperti itu

W: Tampil Natural, simple tapi tetep classy. Dan tampil anggun pada event2 tertentu

C: Menor, berlebihan dan high maintenance

W: Belajar bikin kue jenis baru 2 kali seminggu

C: Ke Salon 2 kali seminggu

W: Betah di rumah, dan suka menyenangkan hati orangtua nya

C: Gak pernah mau ketinggalan datang ke setiap Rave Party

W: Menyukai film Tarik Jabrik karena ide cerita yang disampaikan sungguh luar biasa

C: Menyukai film Tarik Jabrik karena Alda Changcutters yang main

W: Mampu menjaga diri sendiri dengan tidak pernah berbuat yang aneh aneh

C: Minum2 sampai tepar di lounge dan harus digotong2 untuk pulang

So, Which one are you…???

Sumber: Gawean Kamar Anam – Yahoo Indonesia Community (Dengan sedikit sekali perubahan Ha ha ha)

Categories: Serba-Serbi

Perbedaaan Pria dengan Cowok

5 Juli 2008 mersi 19 komentar

Pria dan cowo’ itu sama?? Belum tentu. Menurut beberapa sumber yang telah kami dapatkan, ternyata perbedaannya sangat mencolok sekali.Dibawah ini ada beberapa poin-poin yang dapat menjelaskan bahwasanya pria dan cowo’ itu berbeda. Mulai dari sikap, pola pikir, kehidupan, sampai masalah percintaan!!! Ampun dah…..

Jadi setelah anda membaca artikel ini, anda sendiri dapat memutuskan, apakah anda Pria?? ataukah anda masih seorang cowo’?? Cuma anda sendiri yang tau…..
P : Pria
C : Cowok

P : Tahu jelas lima tahun lagi ia mau jadi apa.
C : Tidak jelas lima menit lagi ia mau berbuat apa.
P : Jago membuat wanita merasa tenang.
C : Jago membuat cewek merasa senang.
P : Bacaannya John Grisham, mainannya golf, tontonannya CNN.
C : Bacaannya Harry Potter, mainannya bilyar, tontonannya MTV.
P : Sebelum umur 30 sudah banyak uang.
C : Sebelum umur 30 sudah banyak dosa.
P : Seimbang antara penghasilan dan pemasukan.
C : Seimbang antara hutang dan pembayaran minimum.
P : Mendukung emansipasi wanita, tapi tetap membayari bon makan wanita.
C : Mendukung emansipasi wanita dengan membiarkan wanita bayar sendiri.
P : Punya akuntan, penjahit dan dokter langganan.
C : Punya salon, kafe dan bengkel langganan.
P : Meminta Anda nimbrung ngobrol kalau mamanya menelepon.
C : Pura-pura Anda tidak bersamanya jika mamanya menelepon.
P : Putus dengan pasangannya sambil berjabatan tangan dan mengakui sulitnya menjembatani perbedaan antar mereka berdua, diiringi ucapan, Kita tetap bisa berteman selamanya.
C : Putus dengan pasangannya sambil kabur dari rumah, merokok berbatang -batang, plus ucapan, Jangan undang aku ke pernikahanmu nanti!
P : Mencintai wanita 10 % pada pertemuan awal dan meningkat terus.
C : Mencintai wanita 100 % pada pertemuan awal dan menurun terus.
P : Berpikir dewasa seperti orang usia 40 tahun saat berusia 17 tahun.
C : Berpikir kekanakan seperti orang usia 17 tahun saat berusia 40 tahun.
P : Bisa menang hanya dengan otak dalam konflik.
C : Cuma bisa ngamuk, adu mulut, n adu otot kalo konflik.
P : Mikirnya Aku masih kurang pengetahuan, harus belajar lebih banyak.
C : Mikirnya Aku yang terhebat di muka bumi, siapapun aku hadapin !!!.
P : Otak no 1, digabungin otot kalo terpaksa.
C : Otot no 1, ditambah otak kalo punya…!!”

Categories: Serba-Serbi