Kunjungan Direktur Koran Kedaulatan Rakyat di Asrama Merapi Singgalang


YOGYA (KRjogja.com) – Yogyakarta sebagai Kota Pendidikan memiliki daya tarik tersendiri. Selain kualitas pendidikannya bagus, biaya hidup di Yogya juga murah dan budayanya tetap terjaga. Tak heran bila minat masyarakat luar daerah untuk melanjutkan pendidikan di Yogya sangat tinggi. Bahkan lokasi Yogya yang rawan bencana tak menyurutkan minat masyarakat luar daerah datang ke Yogya.

Hal itu mengemuka dalam sarasehan ‘KR Peduli Pendidikan’ di Asrama Mahasiswa Merapi Singgalang Karangwaru, Jumat (28/06/2013) malam. Hadir dalam acara tersebut Direktur Utama PT BP Kedaulatan Ralyat, dr Gun Nugroho Samawi, Komisaris Utama Drs HM Romli. Sarasehan diikuti mahasiwa dari beberapa asrama daerah seperti Lampung, Bangka Belitung, Sulawesi Tengah, Kalimantan dan Riau.

Debby Stevani dari Asrama Putri Bundo Kanduang mengatakan, meski Yogya pernah dilanda bencana gempa bumi dan ancaman periodik erupsi Merapi, hal itu tidak menyurutkan minat mahasiswa sekolah di Yogya. “Di Sumatera Barat bencana sudah menjadi makanan sehari-hari. Di sumatera juga banyak gunung api. Jadi tidak ada masalah, Yogya aman,” katanya.

Mahasiswa S1 Fakultas Hukum UGM ini menilai, budaya di Yogya yang tetap terjaga menjadi daya tarik pula. “Yang paling penting dan yang harus ditiru oleh daerah lain adalah budayanya. Tetap harus dilestarikan,” tuturnya. Hal ini yang membuat suasana di Yogya berbeda dengan kota lain. Meski sudah modern, namun budaya tetap lestari.

Seorang mahasiswi mengutarakan uneg-unegnya, (Foto: Dwi Astuti)
Ketua Asrama Mahasiswa Sulawesi Tengah, Muhammad Adi mukti mengatakan, kualitas pendidikan di Yogya lebih unggul dibanding daerah lain. Di Yogya banyak terdapat perguruan tinggi berkualitas. Biaya pendidikannya pun murah. Keberhasilan para alumni yang pernah kuliah di Yogya juga menjadi motivasi tersendiri bagi masyarakat Sulawesi Tengah untuk sekolah di Yogya. “Jumlah mahasiwa Sulawesi Tengah sekitar 500 orang,” katanya.

Hal senada diungkapkan Fera Arisansi dari Asrama Belitung Tanjung Kelayang, tahun ini asrama putri Babel sangat banyak peminatnya. Soal keamanan, dia menila suasana di Yogya masih kondusif.

Dosen Filsafat UGM, Dr Ir Nusyirwan MPH mengatakan, Yogya bukan hanya menjadi tempat yang nyaman untuk belajar, tapi juga untuk hidup dan pulang kembali. Tak heran bila kemudian banyak mahasiswa yang betah di Yogya.

Lurah Karangwaru Suhardi mengatakan, mahasiwa yang tinggal di asrama diharapkan tetap berbaur dengan masyarakaat. Kelurahan juga memberi ruang bagi mahasiswa terkait budaya. Misalnya ketika peringatan HUT Kota Yogya mahasiswa diundang untuk mengadakan pentas seni.

Pihaknya memberikan apresiasi terhadap program KR Peduli Pendidikan. “Dengan kepedulian KR bisa menambah semarak Yogya sebagai Kota Pendidikan,” katanya.

Gun Nugroho Samawi mengatakan, kunjungan ke asrama mahasiswa kali ini merupakan yang ke delapan kalinya. KR sering melakukan kunjungan ke asrama-asrama. Setelah dikunjungi biasanya diselenggarakan atraksi kesenian di halaman kantor KR Jalan P Mamgkubumi. (Ast)

Beritanya juga baca di SKH Kedaulatan Rakyat edisi Sabtu (29/04/2013)

#Tulisan ini diambil dari krjogja.com/read/178323/sebagai-kota-pendidikan-yogya-tetap-nyaman.kr

About admin

asrama mahasiswa sumatera barat merapi singgalang yogyakarta

Posted on 29 Juni 2013, in Berita Asrama. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: