Indra Sjafri: Yang Kami Butuhkan Hanya Piala Dunia


Pelatih timnas U-19 Indra Sjafri mendatangi Asrama Merapi Singgalang (Mersi) dalam acara “Sharing dan Diskusi Motivasi” yang digelar atas kerja sama antara Asrama Merapi Singgalang dengan Forkommi UGM. Kedatangan Indra ke Yogyakarta dalam rangkaian acara peringatan ke-30 Hari Olahraga Nasional (Haornas) di Stadion Mandala Krida dan mudik ke rumahnya di daerah Umbulharjo Yogyakarta dimanfaatkan oleh para mahasiswa Minang di Yogyakarta sebagai media sharing dan diskusi pengalaman Indra Sjafri sebagai pelatih timnas U-19 yang tengah menarik perhatian pecinta bola tanah air berkat prestasi timnas U-19.

Selepas adzan isya Indra Sjafri tiba di asrama Mersi dan disambut dengan antusias oleh seluruh warga asrama. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh warga asrama untuk berjabat tangan serta berfoto bersama. Setelah melaksanakan sholat Isya berjamaah Coach Indra memasuki aula Mersi dan disambut dengan meriah oleh para undangan yang hadir.

Dalam acara tersebut Pelatih Indra Sjafri memberikan motivasi kepada para hadirin yang mayoritas merupakan mahasiswa dan pelajar. Dimana beliau mengajak mereka untuk selalu rajin belajar sebagai bentuk pengabdian terhadap bangsa. Dalam kesempatan itu juga coach Indra panggilan akrabnya menekankan pentingnnya memiliki kepercayaan diri serta keyakinan yang menurutnya hal itu kini sudah tidak dimiliki oleh bangsa Indonesia. “Yakin saja tidak cukup kalau tidak kerja keras dan diawali dengan kejujuran”, tambah coach Indra.

Menurutnya hal itu merupakan poin penting untuk memajukan sepak bola di Indonesia. “Kejujuran kalau di sepak bola yakni dengan memilihl pemain yang mampu, sesuai standar. Standar itu ada parameternya. Tahun 2011 pemain nasional ada yang dari hasil titipan, ada yang dari hasil suap. Sekarang insya Allah kita hapus itu semua. Kita tidak butuh popularitas, kami butuh doa dari semua masyarakat”, ujarnya.

Selain memberikan motivasi. Coach Indra juga menuturkan misi terhadap kelangsungan timnas U-19 yang akan disiapkannya demi menuju Piala Dunia nanti. Beliau sangat berambisi timnas U-19 bisa mengikuti kompetisi sekelas Piala Dunia. Untuk merealisasikan mimpinya, Coach Indra akan kembali ‘blusukan’ guna mencari bibit-bibit unggul pesepak  bola yang memiliki bakat potensial di pelosok daerah. “Kami sudah pertegas kami siap miskin. Hal ini saya sampaikan ke pak SBY tadi. Tapi saya pikir negara ini tidak akan diam melihat kami. Banyak yang perhatikan kita. Jadi untuk itu para pemain sudah bertekad dengan kita, untuk betul-betul hanya berkonsentrasi hanya ke Piala Dunia.”

Beliau menambahkan bahwa dirinya dan tim tidak membutuhkan popularitas. “Yang kami butuhkan hanyalah do’a dari segenap masyarakat guna terealisasinya mimpi tim Indonesia bisa berlaga di Piala Dunia. Ada yang menawarkan duit. Memang kami orang-orang miskin. Tapi kami tidak butuh duit. Kami butuh Piala Dunia!”

Acara ditutup dengan pemberian plakat penghargaan kepada Coach Indra Syafri yang telah bersedia untuk sharing pengalaman. Setelah rangkaian acara selesai, para penggemar Indra sjafri memanfaatkan kesempatan untuk berfoto bersama, berjabat tangan serta meminta tanda tangan. (Imam –WMS 2013)

About admin

asrama mahasiswa sumatera barat merapi singgalang yogyakarta

Posted on 18 Oktober 2013, in Berita Asrama. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: