Situs tentang Al-Qur’an Bikinan Orang Israel

tampilan situsSitus yang beralamat www.Quranet.net adalah situs yang dibuat dengan tujuan untuk menjembatani antara Islam dan Barat. Situs ini dikelola oleh Profesor Israel dan muridnya.  ”Kami mencoba mentransformasikan Alquran dengan kehidupan modern ini. Pasalnya ayat dalam Al quran dapat memberikan jawan tentang kehidupan”, ujar Ofer Grosbrand dengan Haifa University.”Situs ini ingin menjawab semua, khususnya yang berkaitan dengan psikologi yang selama ini salah ditafsirkan, baik oleh orang Arab, maupun dunia barat. Alquran itu datangnya dari Tuhan dan tidak ada yang dapat membantahnya,” tambah Grosbrand.

Meski bertujuan mulia, media barat menuding situs ini memiliki agenda politik negara Israel. Pasalnya meski telah mempelajari Islam dan Alquran, namun semua pengelola di situs ini mendapatkan pelajaran tersebut dar Israel, bangsa yang selama ini mereka tuding telah melakukan penindasan. Terlebih masih melakukan penjajahan terhadap negeri Palestina. Dalam situs tersebut terdapat beberapa nama tokoh Israel seperti Sheikh Musa Admani, sampai dengan Profesor Yuli Tamir yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pendidikan Israel.

Sumber : IlmuWebsiteZine edisi 1

Kunjungan Bapak Dr. Mochtar Naim

Pada hari kamis tanggal 19 Januari 2012, Asrama Mahasiswa Sumatera Barat mendapatkan kunjungan dari Bapak Dr. Mochtar Naim. Beliau saat ini adalah sebagai salah satu anggota DPD RI untuk periode 2009-2014. Sebelumnya beliau juga pernah menjabat sebagai anggota MPR untuk fraksi utusan daerah. Beliau dikenal sebagai seseorang sosiolog dan antropolog terkemuka di Indonesia dan dibeberapa seminarnya ia tampil sebagai ahli Minangkabau. Beliau telah menulis lebih dari 700 tulisan baik yang sudah dibukukan maupun berupa jurnal.

Saat pertemuan berlangsung, beliau berbagi pengalaman dan pesan-pesan kepada para warga yang tinggal di asrama. Kesimpulan yang dapat diambil dari pembicaraan beliau adalah pentingnya kebersamaan dan menghimbau agar para pemuda Minang kembali ke budaya “Baliak ka surau”. Hal itu mengingat orang-orang besar dari Sumatera Barat dulu seperti buya Hamka, Muhammad Natsir, dll adalah orang-orang yang memiliki pengetahuan religius yang baik serta orang-orang Minangkabau pada zaman dulu juga sangat dikenal akan kemampuan agamanya. Budaya tersebut memang saat ini bisa dikatakan sudah terkikis dan kemungkinan akan hilang di masa yang akan datang.

Pertemuan tesebut juga dihadiri oleh beberapa alumni asrama yang tinggal di Jogja, beberapa orang tokoh masyarakat daerah di Sumatera Barat, dan juga orang-orang Minang yang tinggal di Yogyakarta.

MERSI-BK!

tari

wisuda

wisuda

Seminar Pemberdayaan Ikatan Pelajar dan Mahasiswa

12 Oktober 2011,5 perwakilan dari asrama Bundo Kanduang mengikuti seminar dengan tema Pemberdayaan Ikatan Pelajar dan Mahasiswa se Indonesia di Yogyakarta. Rangkaian acara selanjutnya adalah mempererat hubungan antara mahasiswa yang terlibat kegiatan ini dengan menampilkan lagu daerah masing-masing ataupun penampilan lainnya, hari berikutnya diadakan tour ke pusat kerajinan bambu di desa brajan, ke tempat penakaran gurame, dan terakhir ke ancolnya jogja.  Kegiatan ini difasilitasi oleh Dinas DIKPORA Provinsi D.I.Y….^_^

Perantau Minang Jogja Helat Pengajian Akbar Jelang Ramadhan

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam selalu bergembira ketika menyambut kedatangan bulan Ramadhan. Karena selama bulan suci ini, Allah membuka ladang kebaikan bagi kaummuslimin untuk menghapus dosa, sehingga pada momen Idul Fitri bisa kembali meraih fitrah. Itulah salah satu materi ceramah yang disampaikan oleh Buya Mas’oed Abidin pada “Pengajian Akbar” menyambut bulan Ramadhan 1432 H yang diadakan oleh Ikatan Keluarga Minangkabau Yogyakarta (IKBMY) kemarin malam (Ahad, 17 Juli 2011), bertempat di Asrama Mahasiswa Sumatera Barat “Merapi Singgalang” Yogyakarta.

Baca tulisan ini lebih lanjut

Pengajian Jelang Ramadhan

Siswa SMA Sumbar Tembus UGM

40 siswa-siswi terbaik dari Sekolah Menengah Atas di Sumatera Barat diterima sebagai mahasiswa program Sarjana Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Data ini didapatkan dari hasil rekapan Panitia Stand Sumatera Barat yang dibuka di Direktorat Administrasi Akademik UGM, tempat registrasi mahasiswa baru UGM 2011. Tercatat 30 orang yang diterima di jurusan cluster Eksak (3 orang berhasil menembus Pendidikan Dokter)  dan 10 orang di jurusan cluster Sosial. Padang menempati peringkat pertama penyumbang mahasiswa terbanyak (11 orang), diikuti oleh Bukittinggi (10 orang), kemudian Agam 6 orang dan Padang Panjang masing-masing 4 orang.

Stand Sumatera Barat ini dibuka oleh 3 organisasi mahasiswa Sumatera Barat yang  ada di Yogyakarta: Asrama Mahasiswa Sumbar “Merapi Singgalang”, Asrama Mahasiswi Sumbar “Bundo Kanduang”, dan Forum Komunikasi Mahasiswa Minang Yogyakarta). Selama 4 hari (5 – 8 Juli 2011)  panitia Stand Sumatera Barat melakukan pendataan, mencarikan penginapan dan kos-kosan, dan memberikan informasi penting terkait perkuliahan kepada para mahasiswa baru.

Baca tulisan ini lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.